Sabtu, 22 Juni 2024
PENETAPAN HASIL PENILAIAN KINERJA PENGELOLAAN JDIH OLEH KEMENKUM & HAM RI TAHUN 2022 KATEGORI TERTINGGI EKA ACALAPATI : PPU (NILAI 80), BALIKPAPAN (NILAI 79) KUBAR (NILAI 76)     |    
Wujudkan Pengelolaan Keuangan yang Baik, Kades di PPU Ikuti Bimtek Sipancardes

PENAJAM PASER UTARA - Dalam rangka mewujudkan pengelolaan keuangan desa yang berkualitas, transparan, dan akuntabel, pemerintah daerah kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Sistem Informasi Pencairan Dana Desa (Sipancardes) yang digelar di Jogyakarta, Kamis, (6/6/2024). 

 

Bimtek ini dibuka oleh Penjabat (Pj) PPU Makmur Marbun melalui Zoom Meeting dari kantor bupati PPU yang diikuti seluruh Kepala Desa (Kades) se-kabupaten PPU.

 

Dalam sambutannya Pj. Bupati PPU Makmur Marbun mengatakan bahwa pemerintah telah berkomitmen untuk mempercepat pembangunan desa melalui alokasi dana desa yang semakin meningkat setiap tahunnya. Dana desa ini sambung dia, merupakan salah satu bentuk perhatian serius pemerintah dalam upaya memberdayakan dan mensejahterakan masyarakat desa. Namun, menurutnya, efektivitas penggunaan dana desa sangat bergantung pada kemampuan pengelolaan yang baik oleh aparatur desa.

 

“ Melalui Bimtek ini, kita berupaya untuk memberikan pemahaman yang mendalam dan keterampilan praktis kepada seluruh perangkat desa dalam menggunakan aplikasi sistem informasi pencairan dana desa. Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah proses pencairan dana, memastikan transparansi, dan meningkatkan akuntabilitas pengelolaan dana desa,” kata Makmur Marbun.

 

Ditambahkan Makmur Marbun bahwa tujuan yang ingin dicapai dari Bimtek ini adalah memastikan para pengguna dapat menggunakan Sipancardes dengan optimal, sehingga proses pengajuan dan pencairan dana desa dapat dilaksanakan dengan efisien, efektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

 

Selain itu tambahnya, kegiatan ini juga dapat meningkatkan kapasitas dan kompetensi, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, mendukung pembangunan desa karena dana desa yang dikelola dengan baik akan memberikan dampak positif bagi pembangunan desa, baik dalam aspek infrastruktur, pendidikan, kesehatan, maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat.

 

“ Saya berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ini dengan baik, memanfaatkan setiap sesi untuk belajar dan bertanya, serta mengimplementasikan pengetahuan yang didapat dalam tugas sehari-hari di desa masing-masing,” tutupnya.

 

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) PPU Tita Deritayati, Kepala BKAD PPU Muhajir, Camat Babulu Kansip dan sejumlah pejabat terkait lainnya.[]

Penulis : Subur Priono

Tautan